Senin, 14 September 2015

Tutorial Menginstal Magic Lantern (Disertai Dengan Ilustrasi)

Saya baru ngeh, ternyata kamera DSLR juga bisa di oprek (jailbreak) seperti handphone android. Fungsinya jelas, untuk memaksimalkan fungsi kamera itu sendiri. Sehingga diperoleh beberapa fitur tambahan untuk memperoleh hasil yang lebih baik.
Nama software nya adalah Magic Lantern. Sebuah software yang dikembangkan oleh pihak ketiga untuk mengoptimalkan fungsi kamera Canon. Hanya untuk Canon saja? Iya. Hanya untuk Canon saja.
Meskipun dikembangkan oleh pihak ke tiga, Magic Lantern adalah software yang legal. Sudah dikonfirmasi oleh pihan Caon juga. Akan tetapi, Canon tidak menjamin bila terjadi kerusakan pada kamera akibat Magic Lantern. Jadi intinya, resiko ditanggung si pengguna. Akan tetapi, sudah ribuan orang yang memakai, dan belum ada laporan kerusakan yang terjadi akibat software ini.
Salah satu contoh fitur tambahan yang bisa kita peroleh adalah intervalometer. Sangat penting untuk membuat video timelapse. Dan beberapa fitur lain yang bisa kalian baca web Magic Lantern.
Sebagai tambahan, Magic Lantern ada dua tipe. Tipe stable (sudah stabil) dan nightly build (yang belum stabil). Dan untuk versi yang sudah stabil, bisa digunakan untuk beberapa tipe yaitu 5D mark II 2.1.2, 50D 1.0.9, 60D 1.1.1, 500D 1.1.1, 550D 1.0.9 and 600D 1.0.2.
Kebetulan, kamera yang saya miliki adalah tipe 600D. Untuk kalian yang memiliki tipe kamera yang sama dengan punya saya, bisa mengikuti langkah-langkah yang saya berikan.
Kalo pun berbeda tipe kamera, langkah-langkah nya juga sama.
Hal pertama yang perlu kalian siapkan adalah kamera. Iya dong,kalo ga da kameranya, apa yang mau di oprek. Lalu, memory card. Perlu diketahui, Magic lantern tidak bekerja pada IV Card. Gunakan SD, SDHC, SDXC atau CF card. Sedangkan untuk kapasitasnya, kemungkinan lebih besar lebih baik. Saya menggunakan SDHC dengan kapasitas 8GB. And its work. Card reader, untuk mentransfer data dari komputer ke memory card. Dan yang terakhir, pastikan battery terisi penuh. Agar tidak kehabisan power saat dilakukan instalasi.
Oke, jika semua yang diperlukan sudah ada, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Atur kamera ke mode M (Manual), lalu tekan tombol menu.
Klik tombol MENU
Pilih tab warna kuning yang pertama (lambang seperti kunci pas), lalu klik format dengan menekan tombol set.
Pilih tab kuning pertama
Setelah itu, akan muncul jendela seperti di bawah ini. Beri tanda centang untuk Low level format. Dengan cara menekan tombol trash (tempat sampah). Lalu geser ke tab oke, lalu tekan set.
Centang Low Level Format, lalu OK
Setelah diformat, cabut memory card. Kemudian sambungkan dengan komputer. Download firmware untuk Canon EOS 600D. Bisa dicari di web resmi Canon. Atau di beberapa situs lainnya.
Setelah itu, ekstrak file firmware yang sudah di download. Masukkan ke memory card. Lalu cabut memory card, dan masukkan ke kamera.
Atur kamera ke mode M (Manual), lalu tekan tombol menu.
Atur ke mode Manual
Pilih tab warna kuning yang ke tiga (lambang seperti kunci pas), lalu klik Firmware Ver 1.0.2 dengan menekan tombol set. Setelah itu klik OK.
Update Firmware
Lalu pilih file firmware nya. lalu klik OK
Firmware Update
Tunggu beberapa saat
Lepas memory card, lalu sambungkan dengan komputer. Setelah itu, download file Magic Lantern yang versi stable. Pada saat saya menulis artikel ini, di halaman resmi Magic Lantern hanya ada yang versi nightly build saja. Yang versi stable mungkin sudah dihapus. Lalu saya baca beberapa forum, dan ada yang memberi linknya. Tapi saya lupa alamat linknya, bagi kalian yang request, bisa cantumkan alamat email kalian di kolom komentar.
Setelah selesai didownload, pindahkan semua file yang sudah di ekstrak ke dalam memory card. Lalu cabut memory card, dan masukkan ke kamera.
Atur kamera ke mode M (Manual), lalu tekan tombol menu.
Selalu atur dalam mode Manual
Pilih tab warna kuning yang ke tiga (lambang seperti kunci pas), lalu klik 
Klik Firmware
Klik OK
Klik file yang akan di update
Lalu akan muncul tampilan berikut ini sebagai tanda, Magic Lantern telah berhasil di install.
Taraaaaa

Kalau berhasil, ada tulisan warna hijaunya
Matikan kamera, lalu hidupkan lagi.
Berikut ini tampilan dari Magic Lantern. Untuk mendapatkan tampilan ini, tekan tombol Trash
Mari bereksperimen
Tidak memerlukan waktu lama untuk menginstal Magic Lantern. Saya kemarin hanya butuh sekitar 5 menit. dengan catatan, semua file yang dibutuhkan sudah saya download terlebih dahulu. Dan alhamdulillah kamera saya tidak kenapa-kenapa. Saran saja, jangan lupa berdoa waktu menginstal Magic Lantern.
Jadi, apakah kalian lebih memilih kamera kalian hanya menjadi kamera biasa saja? Atau kalian bisa instal Magic Lantern biar lebih greget. The choice is yours.

Nb: Semua foto berasala dari video di yutub

2 komentar:

  1. mungkin bisa dishare hasil mas gan :)

    setelah dioprek dan sebelum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip juga sarannya. Suwun mas :)
      Saya baru nyoba fitur intervalometer mas. buat bikin timelapse. jadi tangan ga perlu mencet shutter bolak bali, cukup disetting ambil foto tiap berapa detik. trus mau ambil foto berapa kali. kalau fitur yang lainnya, blm di explore. hwehehehe

      Hapus